Minggu, 22 September 2013

Pura-pura kuat padahal dia rapuh~

Malam ini begitu sunyi, masih pukul 20.05 tak biasanya padahal ini kan malam minggu. Mungkin orang-orang disana merasakan bagaimana indahnya malam ini, menghirup udara malam dan berjalan-jalan di luar. Sepertinya mereka sangat bahagia dengan itu. Begitu pun aku cukup merasa sedikit bahagia meskipun aku hanya sendirian tapi aku merasa sedikit nyaman dengan itu semua. Sendirian?  Iya sendirian tanpa ada yang menemaniku terutama keluarga, saudara atau pun orang lain yang ku anggap orang sepesial untuku.
Hanya malam yang gelap dan diterangi oleh bintang dan bulan itu sangat membuatku merasa ada di dunia. Aku tak mengerti siapa yang memperdulikan aku saat ini? Mereka tak pernah tau apa yang aku rasakan. Sesibuk apapun mereka, mereka tak pernah tau dan aku hanya menyembunyikan semua apa yang aku rasakan saat ini.
Tentu aku belum sanggup untuk mengatakan semua itu. Semua yang ada di pikiranku dan hatiku. Sepertinya itu terlalu sakit untuk aku ungkapkan kepada semua orang. Aku hanya diam, berpura-pura manis dan baik di depan orang-orang. Membuat mereka tertawa dan tersenyum saat gurawan-gurawan ku terucap dalam bibirku. Dan apakah mereka tau tentang isi hatiku? Seberapa besar rasa kecewa, sakit hati dan penyakit-penyakit lainnya yang merusak sistem pikiran dan hati. Apakah mereka tau itu semua? iya mungkin yang aku rasakan itu seperti piring kaca yang jatuh dari meja, serpihan-serpihan yang hancur dan tak terbentuk lagi. Setelah itu mungkin akan dibuang dan tak dianggap lagi. Sekilas itu yang aku gambarkan seperti hatiku saat ini. Aku tak sanggup untuk berdiri sendiri saat aku terjatuh. Aku butuh seseorang yang bisa membuatku tetap berjalan menghadapi hidup ini tapi kenyataannya tak ada satupun orang yang mengertikan aku!

Meskipun aku mempunyai  orang yang sepesial mungkin itu lebih cukup, tapi dalam status yang tek pernah menjadi nyata. Hubungan tanpa status sama aja kaya hubungan yang digantungin tanpa kejelasan yang pasti. Aku tak pandai untuk berbicara, rasanya cukup berat untuk membicarakn semuanya. Tanpa ada satupun orang yang tak pernah memperdulikan aku terutama perasaan aku, membuat aku jatuh sampe-sampe butuh waktu untuk kembali seperti dulu. Aku akan beruasaha bangkit dari keterpurukan ku saat ini mencoba mandiri dengan apa yang aku miliki sekarang tanpa bantuan orang lain. Aku pasti bisa J